- Perdana Bertugas, Teta Midra Sambut Kunjungan Pengurus PWI Kabupaten Solok
- Teta Midra Emban Tugas Sebagai Plt. Kepala Dinas Kominfo
- Pembahasan Rancangan Peraturan Bupati mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
- Diskominfo Persandian dan Statistik Kabupaten Indragiri Hilir Sharing Informasi Terkait SPBE ke Kab
- Sertijab Sekretaris Dinas Kominfo Berlangsung Sederhana
- Diskusi Publik Terhadap Sektor Unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok
- Rapat Koordinasi Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik
- Rapat Pembahasan Dan Penyiapan Bukti Pencapaian Indikator SPBE 2021
- Tekan Angka PR Covid-19, Dinas Kominfo Ajak Masyarakat Lakukan Swab Test
- Kepala Dinas Kominfo Pimpin Rapat Terkait SPBE
Microsoft Bikin Windows Baru untuk Laptop Murah

KOMPAS.com - Microsoft dikabarkan sedang membuat sistem operasi Windows baru yang dirancang khusus untuk laptop berbanderol murah. Sistem operasi tersebut saat ini dikenal dengan istilah Windows 10 Cloud.
Pembuatan sistem operasi baru ini disinyalir sebagai upaya untuk menantang Chrome OS, yakni sistem operasi desktop buatan Google.
Artinya, jika nanti muncul laptop yang memakai sistem operasi Windows 10 Cloud, bisa diperkirakan bahwa harganya tidak akan jauh dari laptop-laptop Chrome OS.
Saat ini referensi mengenai varian baru Windows itu sudah muncul dalam Windows 10 test build. Referensi tersebut hanya menyebutkan nama produk Cloud dan CloudN.
Sebagaimana dilansir KompasTekno dari The Verge, Kamis (2/2/2017), keduanya nama tersebut merujuk pada Windows 10 Cloud yang sama, namun berbeda versi. Akhiran N digunakan untuk menunjukkan versi yang tidak menggunakan Media Player bawaan.
Informasi lain yang diketahui adalah kemungkinan bahwa Windows 10 Cloud bisa menggunakan berbagai aplikasi universal dari Windows Store.
Saat ini belum jelas kapan Microsoft bakal benar-benar meluncurkan Windows 10 Cloud. Namun bisa saja raksasa piranti lunak itu merilisnya dalam waktu dekat, misalnya bersamaan dengan rencana pembaruan Windows 10 di akhir tahun ini.
Nama Windows 10 Cloud sendiri hanya merupakan sebutan saja dan tidak berarti sistem operasi tersebut ditenagai komputasi awan. Jika sistem operasi tersebut benar meluncur, bisa jadi Microsoft akan memakai nama lain.